KARTU66 - Adanya persaingan antara pegawai di
kantor ternyata bisa memberikan efek positif. Asalkan kompetisi
berjalan secara sehat, pihak perusahaan dan pegawai bisa sama-sama
mendapat keuntungan. Jika persaingan tidak sehat bisa mengakibatkan sabotase dan lingkungan kerja yang toxic, sebaliknya persaingan sehat di kantor bisa menciptakan inovasi dan memunculkan sikap untuk saling bekerja sama. Sekarang pertanyaannya adalah bagaimana mendorong kompetisi pegawai yang sehat di kantor? Berikut 5 tips menarik untuk mencapai hal tersebut dari Excellence.Asia.
1. Tunjukkan bahwa Kompetisi Membuat Tugas Seru
Ilustrasi kantor dan tempat kerja. (iStockphoto)
Mihaly seorang Psikolog dan Penulis Flow: The Psychology of Optimal Experience,
melakukan penelitian dan menggunakan istilah ‘flow’. Ia memaparkan
bahwa ketika seseorang mengalami ‘flow’ didefinisikan sebagai tenggelam
dalam aktivitas sampai orang tersebut tersesat dalam tugas yang sedang
dihadapinya. Mihaly menemukan bahwa kompetisi adalah salah satu situasi utama
ketika orang ‘mengalami flow’ – selama kompetisinya cukup sulit. Jika
tugasnya terlalu mudah, maka orang tidak perlu banyak usaha. Jika tugas
yang diberikan terlalu menantang, orang akan cenderung menyerah.judi online Pada tingkat kesulitan yang tepat orang dapat menenggelamkan dirinya
pada tugas yang sedang dihadapi. Semua konsentrasi dibutuhkan untuk
mencapai keberhasilan dan yang terpenting adalah: hal ini menjadi
pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat. Dari konsep tersebut, jelas sekali bahwa menciptakan kompetisi di
kantor dapat mendorong pengalaman ini. Dengan membenamkan karyawan dalam
mencapai tujuan, maka waktu mereka di kantor akan jadi lebih
menyenangkan. Mereka akan terdorong untuk bekerja dan pada gilirannya
akan mencapai tingkat produktivitas yang lebih tinggi. Kenapa? Karena
mereka menyerang pekerjaannya dengan kekuatan yang lebih besar.
2. Kompetisi Memunculkan Kreativitas
Ilustrasi Foto Bekerja di Kantor (iStockphoto)
Ketika
orang berkompetisi, mereka menuntut dirinya agar berhasil dan ini
memacu kreativitas dalam dirinya. Kreativitas ini mengarah pada
peningkatan produktivitas. Adanya kompetisi, orang akan berusaha mencari
solusi kreatif agar bisa berhasil. Nah, ketika karyawan ingin berhasil, mereka terdorong untuk
bereksperimen dengan pendekatan yang mengarah pada hasil yang lebih
baik. Biasanya hal ini sering terjadi dalam tim pemasaran atau
penjualan. Seorang sales misalnya, dirinya ingin mencapai target
maksimal maka ia mencoba berbagai alternatif cara kreatif untuk
memasarkan produknya. Sehingga ia bisa menjadi sales yang unggul dalam
timnya, sekaligus bersaing dengan kompetitor.
3. Menumbuhkan Budaya Saling Memotivasi
Ilustrasi Foto Bekerja di Kantor (iStockphoto)
Kompetisi
dalam perusahaan memunculkan standar kerja yang lebih tinggi. Ketika
seorang rekan menjual lebih banyak produk pada kuartal ini, tentu rekan
kerjanya akan bekerja dengan lebih ekstra agar bisa menjadi setara atau
bahkan lebih baik. Kamu mungkin tidak menyadari bahwa ‘kamu sering melihat upaya apa
saja yang dilakukan rekan kerja mu hingga bisa sukses seperti sekarang’.
Nah, dengan kompetisi di kantor bisa mendorong budaya saling
memotivasi.
4. Kompetisi Perkuat Relasi Karyawan dan Pegawai
Ilustrasi Foto Bekerja di Kantor (iStockphoto)
Kompetisi
yang dijalankan secara kolaboratif dan efektif, bisa memberikan citra
yang lebih positif bagi perusahaan di mata karyawan. Pada akhir
kompetisi, karyawan dapat melihat kembali pencapaian dan kemajuan yang
telah dialami. Apalagi dengan adanya apresiasi dari perusahaan yang diberikan kepada
karyawan yang berhasil. Hal itu jelas menjadi sangat berharga. Karyawan
akan merasa bangga dan menumbuhkan perspektif usaha ku tidak pernah
sia-sia dan membuahkan hasil untuk perusahaan. Hal ini tidak hanya menarik perhatian, tetapi bisa memotivasi
karyawan untuk merekomendasikan perusahaan kepada teman-temannya. Dan
perlu diketahui, bekerja dengan teman bisa meningkatkan produktivitas.
5. Kompetisi Hargai Kerja Keras
Lagi
nyari lowongan kerja? Beruntung karena PT Taspen mau mengadakan seleksi
penerimaan karyawan di tahun 2018.
Kita
semua pernah mendengar cerita tentang seorang karyawan yang membantu
perusahaan mencapai target kemudian menerima bonus uang sebagai
imbalannya. Situasi seperti ini malah bisa menghambat kerja keras dan
tidak membuat karyawan bahagia. Kompetisi bisa mendorong kerja keras. Mereka yang bekerja keras dan
mencapai keberhasilan, tentu akan memberikan manfaat bagi perusahaan.
Kompetisi bisa menghasilkan lebih banyak penghasilan daripada biaya
hadiah. Namun perusahaan kamu tidak perlu berkompetisi secara konstan. Semua
dilakukan secara bertahap. Saat menerapkan tantangan ini, penting bagi
perusahaan mu untuk menyiapkan sistem kompetisi terlebih dahulu.
Sehingga sistem tersebut dapat membantu mempertahankan budaya perusahaan
yang positif. Semangat bisa didorong atau dibasahi oleh kompetisi. Apabila hal ini
dipersiapkan dengan baik dan diterapkan secara tepat, maka perusahaan
kamu secara dramatis dapat meningkatkan kesuksesan, produktivitas, dan
mencapai keberhasilan.kartu66 agen judi online terpercaya
No comments:
Post a Comment